KEPALA SEKOLAH SMA BUDI MURNI-1 : DRA. R. ISTI BANDARANI

Selamat Datang di Blog khusus ini.
Blog ini kami siapkan untuk tempat berbagi pengalaman dan sharing berbagai hal demi kemajuan dan kejayaan SMA Budi Murni - 1 Medan.
Saran dan Kritik yang membangun
tentu sangat kami harapkan...terlebih saran-saran dan kritik yang membangun.

Rabu, 28 Oktober 2009

Jadikan Dirimu Yang Terbaik

Hari Senin yang lalu , kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64. Bagaimana anak-anak, merasa senang dan bahagia dengan upacara tersebut?

Baiklah, anak-anak, kita harus mengisi kemerdekaan kita ini dengan hal-hal yang berguna. Hanya diri kitalah yang mampu mengisi kemerdekaan ini dan membangun bangsa dan negeri kita tercinta ini. Perjuangan kita masih panjang dan kita tidak boleh menyerah . Membangun bangsa dan negeri tercinta ini harus kita mulai dari diri kita sendiri. Tumbuhkan semangat dan raihlah cita-citamu setingi langit.

Ingat apa yang dikatakan oleh Bung Karno, Sang Proklamator Indonesia? Jangan tanyakan apa yang telah diberikan oleh Negara kepadamu, tetapi tanyakanlah apa yang telah kau berikan kepada Negara. Maka, isilah hari-harimu dengan sesuatu yang berguna bagi kemajuan dirimu dan bagi kemajuan bangsa dan negara.

Anak-anakku sekalian! Ibu ingin bercerita kepada kalian tentang seorang anak yang mengeluh, karena dia tak tahu harus berbuat apa lagi untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang dia hadapi. Anak itu sambil menangis kembali ke rumah, dan bercerita pada ibunya. Anak itu bercerita kepada ibunya bagaimana ia merasa segala usahanya tidak dihiraukan baik oleh guru maupun teman-teman kelasnya. Ia telah berusaha, namun seakan-akan usahanya tidak layak dihargai. Ia menjadi benci akan teman-temannya. Ia pun jengkel melihat guru-gurunya.

Setelah mendengar keluhan anaknya, sang ibu bertanya: 'Pernahkan engkau memperhatikan kembang bakung milik tetangga di lorong jalan ke rumah kita?' Anak itu menggelengkan kepalanya, menjawab “ Mengapa, Bu. Aku memang tak pernah memperhatikannya. Lalu kata ibunya, 'Bakung itu berkembang setiap pagi, dan pada sore hari kembang bakung tersebut akan layu dan mati. Namun sebelum mati, ia telah memberikan yang terbaik, ia telah memancarkan keindahannya.' Anak itu terdiam sambil mendengarkan kata-kata ibunya dengan sepenuh hati.

Ibunya melanjutkan 'Setiap hari ia memberikan keindahan yang sama. Setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kadang tak dihiraukan orang. Keindahannya tak pernah berkurang karena engkau tak pernah memperhatikannya. Ia tidak pernah bersedih bila tak diperhatikan orang, karena ia tahu bahwa dalam hidupnya ia cuma punya satu misi yakni memberikan keindahan.'

Anak itu memahami maksud ibunya, kalau dia harus terus menerus berupaya melakukan yang terbaik dan terindah dalam hidupnya, entah ada yang memperhatikan dia ataupun tidak.


Sekian dan Terima kasih.



Medan, 24 Agustus 2009
Kepala Sekolah Budi Murni – 1



Dra. R. Isti Bandarani.

Memaknai Proklamasi Kemerdekaan RI

17 Agustus 2009
Hari ini, kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64. Tanggal 17 Agustus, adalah hari yang paling bersejarah, karena pada tanggal 17 Agustus 1945, 64 tahun yang lalu bangsa Indonesia telah memproklamasikan diri sebagai negara yang merdeka dan berdaulat, setelah 350 tahun terbelenggu oleh penjajahan. Untuk itu, sebagai bangsa kita patut bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia.

Setiap kali memperingati Hari Kemerdekaan RI, rasa haru yang mendalam senantiasa meliputi kalbu dan sanubari kita, terlebih ketika kita mengenang detik-detik kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta, atas nama bangsa Indonesia, enam puluh empat tahun yang lalu.

Melalui perjuangan yang panjang, penderitaan, serta pengorbanan yang sangat besar baik harta maupun nyawa, akhirnya atas Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia dapat meraih kemerdekaannya.
Oleh karena itu, setiap kali kita berada di Hari Peringatan Kemerdekaan Negara kita, kita sampaikan terima kasih yang tak terhingga dan rasa hormat yang setulus-tulusnya kepada semua pejuang kemerdekaan, para founding fathers, pendahulu-pendahulu kita, yang telah menghadap “Sang Khalik”. Sebagai bangsa yang menghormati para pahlawannya, selain penghargaan tinggi yang kita berikan, kita perlu berkomitmen bahwa selaku generasi penerus, kita akan melanjutkan perjuangannya untuk mewujudkan cita-cita proklamasi sebagaimana yang terkandung di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Usia 64 tahun bagi seorang manusia adalah usia yang sudah cukup matang, usia yang telah dipenuhi dengan berbagai pengalaman. Demikian pula untuk suatu bangsa, usia 64 tahun adalah suatu usia yang seharusnya sudah penuh kemapanan, karena telah dapat melampauinya melalui berbagai rintangan, hambatan dan sekaligus tantangan.

Kita harus mampu mengangkat kebesaran dan hikmah Hari Kemerdekaan, dalam rangka memacu terwujudnya cita-cita kemerdekaan, yang telah diperjuangkan berpuluh-puluh tahun, dengan jiwa, raga, dan nyawa para pahlawan kita. Kini situasi telah berkembang dengan cepat, dunia semakin kompleks, tuntutan masyarakatnya semakin melebar. Oleh karenanya, marilah dalam peringatan ke-64 tahun kemerdekaan ini, kita jadikan momentum untuk terus berjuang mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Kepada seluruh Guru, Karyawan dan Staf, dan segenap siswa-siswi SMA Budi Murni 1, marilah kita memperkokoh komitmen kebangsaan kita, meneguhkan sikap dan integritas kita sebagai bangsa. Kita jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang kaya akan suku, agama, budaya dan keanekaragamannya, serta kita pertahankan Pancasila dan UUD 1945 dari segenap ancaman dan gangguan. Dalam kaitan inilah saya mengajak seluruh komponen SMA Budi Murni 1, untuk senantiasa menghormati simbol-simbol atau lambang-lambang negara, seperti Bendera Merah Putih, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Penghormatan ini sebagai dedikasi kita kepada bangsa dan negara, kepada pendahulu-pendahulu kita, para pejuang kemerdekaan Indonesia dan sekaligus sebagai komitmen kita bersama kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bapak-Ibu Guru, Karyawan dan Staf, serta seluruh Siswa-siswi SMA Budi Murni 1 yang saya cintai.
Perjalanan bangsa ini sejak merdeka hingga kini, senantiasa dihadapkan dalam berbagai cobaan, masih banyak kelemahan-kelemahan yang kita hadapi, antara lain, masalah kualitas, profesionalisme, disiplin, baik disiplin terhadap Tata Tertib yang kita bangun, maupun disiplin terhadap diri kita sendiri, dan lain sebagainya.

Dalam menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut, kita tidak perlu saling menyalahkan. Marilah kita secara bersama-sama, semua komponen SMA Budi Murni 1, sebagai anak-anak bangsa, berjuang untuk mengatasi semua permasalahan yang kita hadapi. Perjuangan masih panjang. Jangan kenal kata mengeluh dan menyerah. Anak-anakku yang Kelas XII perjuanganmu meraih keberhasilan menempuh ujian Nasional sudah di depan mata, tinggal menghitung hari. Dibutuhkan kerja keras dan disiplin diri yang tinggi dari diri kalian.

Maka mulai dari waktu sekarang, Ibu sangat mengharapkan keseriusan kalian belajar. Jangan terlena, karena waktu terbang melesat bagaikan anak panah. Pacu terus semangatmu.


Bagi anak-anakku Kelas X dan XI, mari mengasah semangatmu. Ingatlah peribahasa yang Ibu katakan ini “ Galilah sumur sebelum Anda merasa Haus”. Maka, persiapkan dirimu dengan sungguh-sungguh sebelum medan pertempuran yang sesungguhnya kamu hadapi.

Anak-anakku sekalian! Ibu ingin bercerita kepada kalian tentang seorang anak yang mengeluh, karena dia tak tahu harus berbuat apa lagi untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang dihadapinya.

Suatu hari dia bertanya pada Ayahnya yang pekerjaannya sebagai seorang Koki atau Juru Masak, bagaimana dia harus bertindak dan bersikap dalam menghadapi semua kesulitannya yang dia rasakan semakin berat.

Tetapi ayahnya tidak segera menjawab anaknya. Si ayah mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Panci pertama dimasukkannya wortel, ke dalam panci kedua ayahnya memasukkan telur, dan ke dalam panci ketiga ayahnya menaruh bubuk kopi.

Ayahnya membiarkannya sampai air mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di sebuah mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu sang ayah bertanya kepada si anak, :Apa yang kau lihat, nak?” Jawab si anak, “Wortel, telur dan Kopi”. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Si anak melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, anak itu mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas, menyedapkan.
Setelah itu si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”.

Lalu ayahnya menerangkan. Anakku, wortel, telur dan kopi tadi telah menghadapi kesulitan yang sama. Pada awalnya hidupnya nyaman, mereka belum, menyadari arti hidup ini. Mereka belum menyadari jika mereka ternyata dipanggang di bawah api kehidupan. Tetapi semakin lama, waktu terus berjalan, air mulai semakin panas sampai akhirnya mendidih. Tetapi apa yang kau lihat anakku, mereka bertiga ternyata memberikan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.
Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkangnya tipis melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.

Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. Dan semakin air mendidih, bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.

Anak-anakku sekalian, Ibu ingin bertanya kepada kalian, “Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu?

Bapak-Ibu Gurumu berupaya menggemblengmu selama sekolah di SMA ini dengan berbagai tingkat kesulitan tugas dan ujian-ujian, kalian sebenarnya lagi digodok di dalam kawah Candradimuka yang sedang mendidih dan panas menyakitkan. Itulah kehidupan yang sesungguhnya. Apakah kalian akan menjadi lunak? Putus asa sehingga hilang kekerasan dan kekuatan dirimu? Ibu yakin, siswa-siswi SMA Budi Murni 1 bukanlah wortel.

Apakah kamu serupa seperti telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kesulitan yang panas, menjadi keras dan kaku? Dari luar telur itu tetap kelihatan sama, tetapi di dalamnya kelembutan itu telah hilang. Yang tinggal adalah hati yang kaku dan mengeras. Ibu juga yakin, anak-anak SMA Budi Murni 1 tidaklah seperti telur, karena patah hati, kerja keras, kesulitan belajar, tak kuasa melawan panasnya gemblengan kawah candradimuka, akibatnya berubah menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku.

Anak-anak SMA Budi Murni 1, Ibu yakin adalah ibarat Kopi tadi. Kopi begitu dimasukkan ke dalam air langsung merubah air. Bubuk kopi malahan semakin merubah air panas, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Semakin airnya mendidih, kopi semakin terasa nikmat.

Maka, jika kamu seperti bubuk kopi, ketika kalian dihadapkan dengan situasi dan kondisi apapun yang semakin memburuk, semakin menyakitkan, akan semakin membuat dirimu kesakitan dan mendidih, namun......kamu akan semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga ikut membaik.

Harapan Ibu, SMA Budi Murni 1 ke depan semakin lebih berkualitas, semakin maju dan semakin jaya.



Sekian dan Terima kasih.



Selasa, 27 Oktober 2009

7) KALENDER PENDIDIKAN SMA BUDI MURNI - 1



Kalender pendidikan pada SMA Budi Murni – 1 Medan didasarkan pada acuan kalender pendidikan yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006

1. 10 – 11 Juli 2009 Testing Kelas X
2. 13 – 15 Juli 2009 Kegiatan MOS
3. 13 Juli 2009 Kegiatan pembelajaran dimulai (Permulaan tahun ajaran 2009/2010)
4. 13 – 15 Agustus 2009 Pertandingan antar Kelas menyambut 17 Agustus
5. 21 -22 Agustus 2009 Libur Awal Puasa
6. 29 Agustus 2009 Bimbingan UN Kelas XII dimulai
7. 27 Agt – 03 Sept 2009 Pekan Ulangan Bulanan I (Per hari dibatasi 2 bidang studi dan kerja sama dengan Ketua Kelas)
8. 04 – 10 Sept 2009 Remedial (Reteaching) Semester Gasal serta pelaksanaan pelajaran tambahan
9. 14 September 2009 Batas akhir penyerahan Ulangan Bulanan I, Nilai tugas, serta Kerta hasil ujian siswa diserahkan ke Waka Kurikulum
10. 18 September 2009 Pembagian Rapor Bulanan I
11. 21 – 24 Sept 2009 Libur Idul fitri
12. 17 Oktober 2009 Rapat Pembinaan Guru (Evaluasi layanan pembelajaran)
13. 21 – 28 Oktober 2009 Pekan Ulangan Bulanan II; per hari dibatasi 2 bidang studi
14. 29 Okt – 05 Nov 2009 Remedial Ulangan Bulanan II
15. 09 November 2009 Batas akhir penyerahan Nilai ulangan Bulanan II, Nilai Tugas dan kertas hasil ujian siswa ke Wakakur
16. 13 Nov 2009 Pembagian Rapor Bulanan II
17. 02 November 2009 Batas akhir penyerahan ulangan semester gasal beserta kisi-kisi soal; materi meliputi semua pokok bahasan semester gasal
18. 23 Nov – 07 Des 2009 Ulangan akhir semester gasal (UAS) Kelas X – XI - XII
19. 08 – 10 Desember 2009 Remedial Test; UAS; dan Ujian susulan
20. 12 Desember 2009 Batas akhir penyerahan Nilai UAS (tanpa Nilai Tugas)
21. 14 – 15 Desember 2009 Guru mengolah DKN dan Rapor; Kegiatan siswa – pertandingan olah raga
22. 16 Desember 2009 Rapat Akhir Semester Gasal
23. 23 Desember 2009 Pembagian Rapor Semester I
24. 24 Des – 09 Januari 2010 Libur semester Gasal
25. 11 Januari 2010 Hari pertama KBM Semester Genap
26. 12 – 13 Januari 2010 MGMP; Dimensi yang diupayakan: Pencerahan Penghayatan Profesi
27. Minggu Ketiga Januari 2010 Retreat Siswa Kelas XII
28. 01 – 06 Maret 2010 Pekan Ulangan Bulanan I; per hari dibatasi 2 bidang studi; diatur bersama Ketua Kelas
29. 08 – 13 Maret 2010 Pelaksanaan Remedial; Reteaching atau Pelajaran tambahan
30. 10 Maret 2010 Penyerahan soal UAS/Pra UN Kelas XII
31. 16 Maret 2010 Batas akhir penyerahan Nilai Ulangan Bulanan I; Nilai Tugas dan Kertas Hasil ujian siswa ke Wakakur.
32.. 19 Maret 2010 Pembagian Rapor Bulanan I
33. 22 – 31 Maret 2010 Ujian Semester (Pra UN) Kelas XII
34. 29 – 31 Maret 2010 Try Out Kelas XII
35. 01 – 05 April 2010 Libur Paskah
36. 06 April 2010 Penyerahan soal Ujian Akhir Sekolah kelas XII
35.. 31Maret – 20 April 2010 Pelaksanaan Ujian Praktik Kelas XII
37, 19 – 23 April 2010 UN (perkiraan)
38. 26 April – 01 Mei 2010 Pekan Ulangan Bulanan II per hari dibatasi 2 bidang studi; diatur bersama Ketua Kelas
39. 27 – 29 April 2010 Ujian Akhir Sekolah (perkiraan) Kelas XII
40. 03 – 08 Mei 2010 Remedial Ulangan Bulanan II Kelas X - XI
41. 10 Mei 2010 Batas akhir penyerahan Nilai Ulangan Bulanan II; Nilai Tugas dan Kertas Hasil ujian siswa ke Wakakur.
42. 14 Mei 2010 Pembagian Rapor Ulangan Bulanan II
43. 14 Mei 2010 Batas akhir penyerahan soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Genap Kelas X dan XI; dan Kisi-Kisi Soal
44. 25 Mei – 12 Juni 2010 UAS Kelas X dan XI
45. 14 – 17 Juni 2010 Remedial UAS Kelas X - XI
46. Minggu Ke-3 Juni 2010 Retret Kelas X dan XI
47. 18 Juni 2010 Batas akhir penyerahan nilai setelah Remedial Kelas X dan XI
48.. 21 Juni 2010 Rapat Kenaikan Kelas
49. 25 Juni 2010 Pembagian Rapor Kelas X dan Kelas XI
50. 26 Juni – 10 Juli 2010 Libur Semester genap
51. 12 Juli 2010 Hari pertama Masuk Sekolah.

Medan, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Budi Murni I






Dra. R. Isti Bandarani

TATA TERTIB PEGAWAI


KEWAJIBAN  PEGAWAI:
1. Metantaati ketentuan jam kerja.
2. Menanda-tangani daftar hadir.
3. Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.
4. Memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat sesuai bidang tugasnya masing-masing.
5. Dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif.
6. Berpakaian yang rapih dan sopan.
7. Mentaati perintah kedinasan dari atasannya.
8. Saling menghormati sesama pegawai dan guru.
9. Menjaga nama baik profesi dan organisasi sekolah.
10. Dapat menyimpan rahasia Negara/Sekolah.
11. Jika tidak masuk kerja harus seizin atasan.
12. Tidak merokok di lingkungan sekolah kecuali di tempat yang telah ditentukan.
LARANGAN :
1. Dilarang meninggalkan tempat tugas tanpa izin atasan.
2. Dilarang melakukan hal-hal yang dapat menurunkan martabat sekolah.
3. Dilarang menggunakan barang-barang milik sekolah untuk kepentingan pribadi tanpa izin Kepala Sekolah.


Medan, Oktober 2009
Kepala Sekolah



Dra. R. Isti Bandarani

TATA TERTIB GURU






KEWAJIBAN :
1. Wajib menjaga kode etik keguruan.
2. Wajib hadir 10 menit sebelum KBM dimulai bagi guru dan 20 menit sebelum KBM dimulai bagi Wakasek, B P dan Staf.
3. Wajib menggunakan seragam guru yang telah ditentukan
4. Berpenampilan rapih dan sopan.
5. Wajib menandatangani daftar hadir.
6. Masuk dan keluar kelas tepat waktu (sesuai jam pelajaran).
7. Memberitahukan kepada Kepala Sekolah bila berhalangan hadir dan menyampaikan tugas untuk siswa.
8. Menyiapkan program pembelajaran pada awal tahun pelajaran.
9. Menyerahkan perangkat pembelajaran pada setiap semester dan akhir tahun pelajaran.
10. Turut mengamankan kebijakan Kepala Sekolah.
11. Membantu menegakkan disiplin sekolah.
12. Peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.
13. Tidak merokok di lingkungan sekolah kecuali di tempat yang telah ditentukan.
14. Menjalin hubungan kekeluargaan sesama warga sekolah.
15. Memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi.
16. Siap melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan sekolah.
17. Memberi laporan pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan kepada Kepala Sekolah.
18. Dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif
19. Menjaga nama baik profesi
LARANGAN :
1. Dilarang meninggalkan kelas pada waktu mengajar, tanpa seizin atasan.
2. Dilarang melakukan hal-hal yang dapat menurunkan martabat sekolah.
3. Dilarang menggunakan barang-barang milik sekolah untuk kepentingan pribadi tanpa izin Kepala Sekolah.

Medan, Oktober 2009
Kepala Sekolah SMA Budi Murni -1




Dra. R. Isti Bandarani

Senin, 26 Oktober 2009

6) PENINGKATAN MUTU

V. Peningkatan Mutu :
Peningkatan mutu merupakan prioritas utama bagi SMA Budi Murni – 1 Medan ; untuk menunjang tujuan tersebut diambil kebijakan sbb. :
1. Meningkatkan disiplin, baik siswa, guru maupun pegawai.
2. Mengefektifkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.
3. Menghimbau kepada semua guru untuk meningkatkan pengetahuannya, baik melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ataupun mengikuti penataran-penataran, seminar-seminar, dll.
4. Mengadakan pendalaman materi bagi siswa kelas III.
5. Menyiapkan program kerja guru dan karyawan sebelum memasuki tahun pelajaran dengan melalui Rapat Kerja.